
Kelemahan Tesseract Manipulator Growtopia yang Perlu Kamu Tahu
Akhir-akhir ini semakin banyak pemain Growtopia yang mulai mencari profit menggunakan Tesseract Manipulator (TM). Item ini bisa dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, termasuk fence maupun looming.
Buat kamu yang belum tahu, Tesseract Manipulator merupakan item auto yang legal secara sistem Growtopia. Dengan menggunakan TM, block yang sudah ditentukan dapat dihancurkan secara otomatis selama item tersebut dijalankan di dalam world.
Meskipun terdengar sangat praktis, Tesseract Manipulator ternyata memiliki beberapa keterbatasan yang perlu dipahami sebelum kamu menggunakannya untuk profitan. Bahkan, kelemahan ini membuat TM kurang cocok untuk massing item atau farming farmable biasa.
Apa Itu Tesseract Manipulator?
Tesseract Manipulator adalah item yang memungkinkan pemain menghancurkan block secara otomatis. Untuk mengaktifkannya, kamu perlu memasukkan sejumlah Gems ke dalam TM.
Dalam sekali pengisian, Tesseract Manipulator membutuhkan 2.300 Gems per jam untuk aktif dan memiliki kapasitas maksimal hingga 8.000 Gems.
Setelah Gems dimasukkan, kamu tinggal memilih block yang ingin dihancurkan secara otomatis. Kemudian nyalakan TM dan proses penghancuran akan berjalan.
Setiap hit yang dilakukan oleh Tesseract Manipulator membutuhkan 1 Gem. Sementara itu, satu hit membutuhkan waktu sekitar 1,5 detik.
Kelihatannya memang praktis karena kamu tidak perlu terus-menerus melakukan punch secara manual. Namun, ada beberapa kelemahan TM yang membuat penggunaannya tidak selalu menguntungkan.
Kelemahan Tesseract Manipulator Growtopia
1. Block yang Di-Break TM Tidak Menghasilkan Gems
Ini merupakan salah satu kelemahan Tesseract Manipulator yang paling penting untuk diketahui.
Block yang dihancurkan menggunakan TM tidak dapat mengeluarkan Gems. Jadi, jangan berharap bisa mendapatkan Gems dengan melakukan auto menggunakan farmable seperti Laser Grid atau Chandelier.
Misalnya kamu memiliki farmable yang biasanya menghasilkan Gems ketika dihancurkan secara manual. Ketika proses tersebut dilakukan menggunakan Tesseract Manipulator, hasil Gems dari block tersebut tidak akan kamu dapatkan.
Artinya, kalau tujuanmu adalah farming Gems sekaligus melakukan break otomatis, TM bukan pilihan yang tepat.
Inilah salah satu alasan mengapa penggunaan TM untuk farming farmable biasa menjadi kurang menarik. Kamu memang bisa menghemat tenaga karena proses break berjalan otomatis, tetapi kehilangan sumber Gems yang biasanya menjadi bagian dari keuntungan farming.
2. TM Tidak Bisa Ditambah Punch Damage
Kelemahan berikutnya adalah Tesseract Manipulator tidak bisa mendapatkan tambahan Punch Damage seperti ketika pemain melakukan breaking secara manual.
Contohnya, ketika kamu menggunakan Pickaxe dan membutuhkan sekitar 15 punch damage untuk menghancurkan Steel Block, TM tidak akan menggunakan atribut tambahan tersebut.
TM akan menggunakan atribut dasarnya untuk menentukan jumlah hit yang dibutuhkan untuk menghancurkan block.
Dalam contoh ini, Steel Block yang membutuhkan 15 hit dengan bantuan Pickaxe bisa membutuhkan sekitar 20 hit ketika dihancurkan menggunakan Tesseract Manipulator.
Jadi, semakin keras block yang ingin dihancurkan, kamu perlu memperhitungkan jumlah hit dan Gems yang akan digunakan oleh TM.
Baca Juga:Â 11 List Item Farming Paling Penting di Growtopia
3. Tidak Bisa Menggunakan Buff Extra Block
Tesseract Manipulator juga memiliki keterbatasan dalam memanfaatkan buff Extra Block.
Kalau kamu terbiasa melakukan massing atau breaking secara manual dengan berbagai buff untuk meningkatkan hasil block, jangan berharap hasil yang sama ketika menggunakan TM.
Keterbatasan ini kembali membuat TM kurang ideal jika tujuan utamanya adalah massing item dan memaksimalkan jumlah block yang diperoleh dari proses breaking.
4. Lag Bisa Membuat Block Tidak Hancur, tetapi Gems Tetap Berkurang
Masalah lainnya yang perlu diperhatikan adalah koneksi atau kondisi world.
Kalau terjadi lag, block yang sedang diproses oleh Tesseract Manipulator bisa saja tidak hancur. Namun, Gems yang digunakan untuk proses tersebut tetap berkurang.
Hal ini tentu bisa merugikan karena kamu sudah membayar menggunakan Gems, tetapi block yang seharusnya dihancurkan belum tentu berhasil hancur.
Karena itu, jangan menganggap TM sebagai sistem auto yang sepenuhnya bebas risiko. Kondisi server dan koneksi tetap dapat memengaruhi proses penghancuran block.
Kenapa Tesseract Manipulator Kurang Cocok untuk Farming Farmable?
Kalau melihat beberapa kelemahan di atas, sebenarnya cukup jelas kenapa TM kurang cocok untuk farming farmable biasa.
Farmable seperti Laser Grid dan Chandelier memiliki nilai tambahan dari Gems yang keluar ketika block dihancurkan. Ketika kamu menggunakan TM, Gems tersebut tidak akan keluar.
Selain itu, TM juga tidak bisa memanfaatkan tambahan Punch Damage maupun buff Extra Block seperti breaking secara manual.
Akibatnya, keuntungan yang biasanya diperoleh dari aktivitas farming bisa berkurang, sementara kamu tetap harus mengeluarkan Gems untuk menjalankan Tesseract Manipulator.
Jadi, meskipun TM terlihat seperti solusi untuk melakukan auto farming, penggunaannya tidak otomatis berarti lebih profit.
Tesseract Manipulator Lebih Cocok untuk Soil Farm
Nah, di sinilah penggunaan Tesseract Manipulator mulai terlihat menarik.
Soil Farm merupakan salah satu jenis farmable yang tidak menghasilkan Gems dari proses menghancurkan block. Karena itu, salah satu kelemahan utama TM, yaitu tidak bisa mendapatkan Gems dari block yang dihancurkan, tidak terlalu menjadi masalah.
Dengan menggunakan TM pada Soil Farm, kamu bisa memanfaatkan fungsi auto-breaking tanpa kehilangan sumber Gems yang sebenarnya memang tidak ada dari block tersebut.
Itulah alasan mengapa TM lebih cocok digunakan oleh pemilik Soil Farm dibandingkan pemain yang ingin melakukan farming farmable seperti Laser Grid atau Chandelier.
Apakah Tesseract Manipulator Worth It untuk Profit?
Jawabannya kembali kepada block yang ingin kamu hancurkan.
Kalau kamu ingin menggunakan TM untuk massing farmable biasa atau mengejar Gems dari hasil breaking, penggunaannya kurang ideal karena ada beberapa keuntungan breaking manual yang tidak bisa diperoleh.
Sebaliknya, jika kamu memiliki Soil Farm atau block lain yang tidak memberikan Gems ketika dihancurkan, TM bisa menjadi pilihan yang lebih masuk akal.
Sebelum menjalankan TM, sebaiknya hitung terlebih dahulu:
- Jumlah hit yang diperlukan untuk menghancurkan block.
- Jumlah Gems yang akan digunakan.
- Nilai block yang dihasilkan.
- Apakah block tersebut menghasilkan Gems jika dihancurkan secara manual.
- Apakah breaking manual memberikan keuntungan tambahan melalui buff atau atribut tertentu.
Dengan begitu, kamu bisa mengetahui apakah penggunaan TM benar-benar meningkatkan profit atau justru membuat biaya breaking menjadi lebih besar.
Kesimpulan
Kelemahan Tesseract Manipulator yang paling perlu diperhatikan adalah block yang dihancurkan TM tidak menghasilkan Gems, TM tidak bisa mendapatkan tambahan Punch Damage, tidak bisa menggunakan buff Extra Block, dan prosesnya tetap bisa terdampak lag.
Karena itu, Tesseract Manipulator bukan berarti cocok untuk semua jenis farming. Untuk farmable seperti Laser Grid dan Chandelier, penggunaan TM bisa menghilangkan salah satu sumber keuntungan dari aktivitas farming, yaitu Gems.
Sebaliknya, TM justru lebih menarik untuk pemilik Soil Farm karena Soil tidak menghasilkan Gems ketika block-nya dihancurkan. Dengan begitu, salah satu kekurangan utama TM tidak terlalu berpengaruh terhadap aktivitas tersebut.
Jadi, sebelum ikut tren profitan menggunakan Tesseract Manipulator, jangan hanya melihat kemudahan auto-breaking. Perhatikan juga jenis block yang digunakan dan hitung kembali biaya Gems dibandingkan hasil yang kamu dapatkan.
Leave a Reply