Neverness To Everness Bikin Laptop Rusak, Ini Penyebabnya
- 1 September 2026
- Uncategorized
- 2
- 0
- Cetak

Komunitas gamer dan teknologi baru-baru ini dihebohkan oleh kabar mengenai game Neverness To Everness (NTE) yang diduga menyebabkan kerusakan fatal pada laptop pengguna. Laporan ini muncul setelah dua unit laptop gaming premium, yakni Alienware m17 R4 dan Alienware m15 R3, dilaporkan mati total tidak lama setelah menjalankan game tersebut. Fenomena ini langsung memicu perdebatan hangat mengenai apa yang sebenarnya menjadi biang kerok di balik kerusakan perangkat keras tersebut.
Kronologi Kerusakan Laptop Saat Bermain Neverness To Everness
Kabar mengenai kerusakan ini pertama kali menyebar di forum komunitas online, di mana para pemilik laptop Alienware membagikan pengalaman buruk mereka. Kedua laptop yang terdampak, yaitu seri m17 R4 dan m15 R3, tiba-tiba mati total dan tidak dapat dinyalakan kembali setelah memainkan game Neverness To Everness. Game ini sendiri merupakan salah satu judul baru yang sangat dinantikan, menawarkan grafis memukau yang ditenagai oleh mesin grafis modern. Namun, tuntutan spesifikasi yang tinggi dari game ini tampaknya memberikan beban kerja yang luar biasa berat pada komponen internal laptop.
Banyak pengguna berspekulasi apakah ada kesalahan optimasi dari pihak pengembang atau ada faktor eksternal lain yang memicu kegagalan sistem secara permanen. Kejadian ini tentu menimbulkan kekhawatiran di kalangan pemain yang menggunakan laptop gaming dengan spesifikasi serupa, mengingat biaya perbaikan untuk kerusakan mati total pada laptop premium sangatlah mahal.
Kecurigaan Terhadap Sistem Anti-Cheat Tingkat Kernel
Salah satu teori yang paling banyak dibahas oleh komunitas adalah peran dari sistem anti-cheat yang digunakan oleh game Neverness To Everness. Sebagian besar game online modern menggunakan sistem anti-cheat yang beroperasi pada tingkat kernel (Ring 0), yang berarti perangkat lunak tersebut memiliki akses terdalam ke sistem operasi dan perangkat keras komputer. Sistem anti-cheat semacam ini dirancang untuk mendeteksi kecurangan secara efektif, namun juga dikenal sangat sensitif dan berpotensi menyebabkan ketidakstabilan sistem.
Jika terjadi konflik antara driver anti-cheat dengan firmware atau BIOS laptop, hal ini dapat menyebabkan kegagalan sistem yang serius. Meskipun jarang sekali sistem anti-cheat merusak komponen fisik secara langsung, kesalahan fatal pada tingkat kernel dapat memicu lonjakan daya atau kegagalan instruksi yang berujung pada kerusakan komponen vital seperti motherboard. Hal inilah yang membuat banyak gamer mencurigai bahwa sistem proteksi game tersebut memiliki bug yang merusak sistem kelistrikan laptop.
Masalah Overheat dan Kegagalan Manajemen Termal
Di sisi lain, banyak ahli teknologi yang lebih condong mencurigai masalah overheat atau suhu panas berlebih sebagai penyebab utama. Laptop gaming seperti Alienware m17 R4 dan m15 R3 dibekali dengan komponen berperforma tinggi yang menghasilkan panas sangat besar saat bekerja di bawah beban maksimal. Game sekelas Neverness To Everness membutuhkan komputasi grafis yang intensif, yang memaksa CPU dan GPU bekerja pada batas maksimalnya dalam waktu lama.
Jika sistem pendingin laptop tidak bekerja optimal—misalnya karena debu yang menumpuk, pasta termal yang sudah mengering, atau kegagalan fungsi kipas—suhu internal dapat dengan cepat melonjak melewati batas aman. Meskipun laptop modern memiliki fitur keselamatan otomatis seperti thermal throttling atau shutdown darurat, paparan suhu ekstrem yang terjadi secara berulang atau mendadak tetap dapat merusak solderan sirkuit pada motherboard dan menyebabkan korsleting listrik yang membuat laptop mati total.
Langkah Pencegahan untuk Menghindari Kerusakan Hardware
Bagi para gamer yang ingin mencoba game-game berat seperti Neverness To Everness, sangat penting untuk mengambil langkah pencegahan guna melindungi perangkat mereka. Berikut adalah beberapa tips yang bisa dilakukan:
- Selalu pantau suhu CPU dan GPU menggunakan aplikasi pihak ketiga saat bermain game untuk memastikan suhu tetap berada di batas aman (di bawah 85-90 derajat Celsius).
- Lakukan perawatan rutin pada laptop gaming dengan membersihkan debu dari lubang ventilasi dan kipas secara berkala.
- Ganti pasta termal (thermal paste) setidaknya setahun sekali untuk menjaga efisiensi penghantaran panas.
- Gunakan cooling pad tambahan untuk membantu sirkulasi udara di bawah laptop.
- Pastikan semua driver perangkat keras, terutama kartu grafis dan BIOS laptop, selalu diperbarui ke versi terbaru.
Dengan menjaga kondisi fisik dan sistem laptop tetap optimal, risiko kerusakan fatal akibat beban kerja game yang berat dapat ditekan seminimal mungkin. Hingga saat ini, pihak pengembang game maupun produsen laptop belum memberikan pernyataan resmi terkait kasus spesifik ini, sehingga para pengguna diharapkan tetap waspada dan bijak dalam mengelola performa perangkat mereka.
Komentar (0)
Rekomendasi Untuk Anda
Jadwal MPL ID Week 4: Big Match Panas Onic vs Evos
- 3 September 2026
Turnamen kasta tertinggi Mobile Legends: Bang Bang Professional League Indonesia (MPL ID) babak Regular Season kini resmi memasuki pekan keempat. Salah satu pertandingan yang paling dinantikan oleh para penggemar esports tanah air pada pekan ini adalah duel sengit antara dua tim papan atas, yakni Onic melawan Evos. Pertarungan Bergengsi Dua Raksasa Esports Indonesia Pekan keempat […]
Profit Cherry Blossom Tree di Harvest Festival, Untung Berapa?
- 15 September 2026
Profit Cherry Blossom Growtopia Saat Harvest Festival, Worth It? Kalau membahas cara profit di Harvest Festival Growtopia, kebanyakan pemain mungkin langsung kepikiran farming Pepper, Laser Grid, atau Chandelier. Padahal, ada satu strategi yang cukup menarik dan membutuhkan modal besar, yaitu memanfaatkan Cherry Blossom Tree. Strategi ini menarik karena Cherry Blossom Tree bisa memberikan Purity Mooncake […]
Hasil Klasemen MPL ID S18 Week 4: RRQ Hoshi Terpuruk
- 7 September 2026
Babak Regular Season Mobile Legends: Bang Bang Professional League Indonesia (MPL ID) Season 18 telah menyelesaikan seluruh rangkaian pertandingan untuk pekan keempat. Pekan ini menyajikan banyak kejutan dan laga sengit yang mengubah peta persaingan di papan klasemen sementara. Sayangnya, bagi para pendukung setia RRQ Hoshi, pekan keempat ini kembali menghadirkan hasil yang mengecewakan setelah tim […]
Bigetron Juara FFWS SEA 2026 Fall, Robot Merah Amankan Gelar
- 20 September 2026
Bigetron by Vitality akhirnya berhasil mengangkat trofi Free Fire World Series (FFWS) Southeast Asia (SEA) 2026 Fall setelah melewati rangkaian Grand Final yang berlangsung sangat dramatis hingga pertandingan terakhir. Sang Robot Merah memastikan gelar juara bergengsi tingkat regional Asia Tenggara ini setelah mengamankan Booyah pada game ke-12 di Tunjungan Plaza Convention Hall, Surabaya. Perjuangan keras […]
Profit Crime dari Event Cinco de Mayo Growtopia by Big Cosmic
- 2 Oktober 2026
Cara Profit Crime dari Event Cinco de Mayo Growtopia Crime Wave menjadi salah satu item yang bisa dimanfaatkan untuk mencari profit ketika event Cinco de Mayo berlangsung di Growtopia. Namun, seperti metode profit berbasis membuka item, hasilnya tetap bergantung pada drop dan harga jual item yang didapatkan. Salah satu contoh menarik datang dari Dr. Big […]
Pendaftaran Pra-CBT Ragnarok Promised Adventure Dibuka, Cuma Sampe 14 September!
- 2 September 2026
Ragnarok: The Promised Adventure Buka Pra-CBT, Cek Jadwal dan Cara Daftarnya Dunia Ragnarok kembali membuka pintu menuju petualangan baru. Ragnarok: The Promised Adventure resmi membuka pendaftaran Pra-CBT bagi pemain yang ingin menjadi bagian dari fase awal pengujian MMORPG terbaru tersebut. Pendaftaran Pra-CBT dibuka mulai 1 September 2026 pukul 18.00 WIB hingga 14 September 2026 pukul […]
Bigetron Juara FFWS SEA 2026 Fall Usai Tikung Dramatis
- 20 September 2026
Bigetron by Vitality secara luar biasa berhasil merebut gelar juara Free Fire World Series (FFWS) Southeast Asia (SEA) 2026 Fall dalam laga Grand Final yang mendebarkan di Tunjungan Plaza Convention Hall, Surabaya, pada 20 September 2026. Tim berjuluk Robot Merah tersebut mengunci kemenangan dramatis pada game ke-12 yang menjadi partai penentu akhir turnamen. Format Champion […]
9 Cara Profit di Black Friday Growtopia, Borong pas Diskon!
- 17 September 2026
Cara Profit Black Friday Growtopia Black Friday merupakan salah satu sub-event yang biasanya hadir bersamaan dengan Thanksgiving Week di Growtopia. Event ini menarik perhatian farmer dan trader karena ada peningkatan drop Gems serta berbagai promo item dengan harga diskon. Kalau kamu ingin mencari keuntungan, Black Friday bukan cuma soal mendapatkan Gems lebih banyak. Ada beberapa […]

Saat ini belum ada komentar