Beranda » Review Game » Review Arknights: Endfield: Seru, tapi Kamu Harus Betah Jadi Anak Pabrik

Review Arknights: Endfield: Seru, tapi Kamu Harus Betah Jadi Anak Pabrik

Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Review Arknight Endfield

Arknight Endfield by Gaming Mobile

Kalau kamu sudah bosan dengan game gacha open world yang gameplay-nya kurang lebih berkutat di eksplorasi, combat, dan gacha karakter, Arknights: Endfield menawarkan sesuatu yang cukup berbeda. Game ini tetap punya dunia open world, story, karakter, battle, dan sistem gacha, tetapi ada satu mekanik yang menjadi bagian paling penting dari gameplay-nya, yaitu membangun dan mengelola pabrik.

Berdasarkan pengalaman beberapa pemain, bagian pabrik inilah yang membuat Arknights: Endfield terasa unik. Ada yang sampai ketagihan mengatur jalur produksi dan menyusun blueprint, tetapi ada juga yang justru berhenti bermain karena merasa sistem pabriknya terlalu ribet.

Jadi, seperti apa sebenarnya pengalaman bermain Arknights: Endfield? Berikut review-nya berdasarkan berbagai komentar pemain.

Gameplay Arknights: Endfield: RPG dengan Sistem Pabrik

Kalau melihat dari luarnya, Arknights: Endfield memang terlihat seperti game RPG open world pada umumnya. Kamu bisa menjelajahi dunia, menjalankan quest, bertarung melawan musuh, mengumpulkan resource, dan menggunakan berbagai karakter.

Namun, semakin jauh bermain, kamu akan semakin sering berurusan dengan pabrik.

Pabrik menjadi salah satu bagian utama untuk memproses berbagai resource yang dibutuhkan dalam permainan. Kamu perlu menentukan bagaimana material diproses, mengatur mesin, menyusun jalur produksi, sampai memastikan semuanya berjalan dengan baik.

Karena itu, ada pemain yang menggambarkan Endfield sebagai game bangun pabrik berkedok RPG.

Kedengarannya bercanda, tetapi memang ada benarnya.

Kalau kamu suka game sandbox, puzzle, dan membangun sesuatu dari awal, sistem ini bisa terasa sangat menyenangkan. Kamu bahkan bisa mendesain pabrik berdasarkan blueprint yang dibuat sendiri.

Sebaliknya, kalau tujuanmu bermain RPG hanya untuk eksplorasi dan battle, bagian pabrik bisa terasa seperti pekerjaan tambahan.

Bikin Pabrik Bisa Bikin Nagih

Salah satu hal yang paling banyak mendapat respons positif adalah sistem pembangunan pabriknya.

Pada awalnya, proses membangun pabrik memang terasa cukup ribet. Ada banyak langkah yang harus dipahami dan tutorial yang perlu dibaca.

Namun, setelah memahami cara kerjanya, beberapa pemain justru merasa sistem tersebut nagih.

Kamu akan mulai memikirkan bagaimana membuat jalur produksi lebih efisien, bagaimana menghubungkan mesin, dan bagaimana menghasilkan resource tanpa harus terus mengurusnya secara manual.

Bahkan ada pemain yang mengatakan bahwa kalau memang mau belajar soal sistem pabriknya, game ini bisa membuat betah.

Jadi, bagian awalnya mungkin membuat kepala pusing, tetapi setelah memahami mekanismenya, pengalaman bermain bisa berubah menjadi lebih menyenangkan.

Tutorialnya Banyak, Jadi Harus Rajin Baca

Nah, ini salah satu bagian yang cukup sering dikeluhkan.

Arknights: Endfield memberikan banyak penjelasan mengenai sistem permainannya. Buat pemain yang memang ingin memahami mekanik pabrik, tutorial tersebut tentu membantu.

Tetapi bagi pemain yang malas membaca, jumlah tutorialnya bisa terasa berlebihan.

Ada komentar pemain yang bahkan bercanda bahwa kalau seluruh tutorial dikumpulkan, rasanya seperti membaca puluhan halaman.

Karena itu, jangan kaget kalau pada awal permainan kamu merasa terlalu banyak informasi yang harus dipelajari.

Kalau ingin menikmati Endfield, sebaiknya memang jangan terlalu buru-buru melewati semua penjelasan.

Battle Arknights: Endfield: Lebih Fokus ke Strategi Tim

Untuk urusan battle, pendapat pemain cukup beragam.

Ada yang menganggap sistem pertarungannya bagus, tetapi ada juga yang merasa combat-nya biasa saja dibandingkan game sejenis.

Salah satu hal yang cukup ditekankan adalah strategi dalam menyusun tim.

Jadi, bukan hanya masalah memiliki karakter yang kuat. Kamu juga perlu memperhatikan kombinasi karakter dan bagaimana mereka digunakan dalam pertempuran.

Bagi pemain yang mencari battle cepat dan intens seperti beberapa game action RPG lainnya, Endfield mungkin terasa lebih lambat.

Namun, bagi yang menikmati strategi dan pengaturan tim, sistem combat-nya masih cukup menarik untuk dimainkan.

Jangan Harap Combat-nya Seperti Wuthering Waves

Kalau alasan kamu mencari game baru adalah karena ingin mendapatkan pengalaman battle seperti Wuthering Waves, beberapa komentar pemain justru menyarankan untuk mempertimbangkan kembali.

Endfield memang memiliki combat yang cukup baik, tetapi daya tarik utamanya bukan semata-mata pada pertarungan.

Identitas game ini lebih kuat pada kombinasi:

  • Open world
  • Adventure
  • Story
  • Battle
  • Gacha
  • Pembangunan pabrik

Jadi, jangan masuk ke Endfield dengan ekspektasi bahwa bagian battle akan menjadi satu-satunya fokus utama.

Visual Arknights: Endfield Bagus di Android

Untuk urusan visual, komentar pemain cenderung positif.

Ada yang menilai visual Arknights: Endfield sebagai salah satu bagian terbaik dari game ini. Storytelling-nya juga dianggap bagus dan beberapa pemain merasa membaca story-nya seperti sedang menonton anime.

Menariknya, ada pemain yang memainkan game ini di perangkat Android kelas menengah dan mengatakan tidak mengalami frame drop yang mengganggu selama bermain.

Tentu pengalaman performa bisa berbeda tergantung perangkat dan pengaturan yang digunakan, tetapi dari komentar tersebut, pengalaman di Android dinilai cukup baik.

Story Arknights: Endfield

Untuk cerita, respons pemain juga cukup positif meskipun tidak semuanya menganggapnya luar biasa.

Ada yang menilai story-nya bagus, sementara pemain lain menganggapnya biasa saja tetapi tetap menikmati storytelling-nya.

Ada juga yang merasa versi original Arknights memiliki cerita yang lebih menarik, sehingga Endfield dianggap sebagai versi lain dalam dunia Arknights.

Jadi kalau kamu memainkan Endfield khusus untuk cerita, ekspektasinya mungkin perlu disesuaikan. Story tetap menjadi bagian penting, tetapi daya tarik game ini tidak hanya berasal dari cerita.

Gacha Arknights: Endfield Ramah F2P?

Bagian gacha menjadi salah satu topik yang paling banyak diperdebatkan.

Sebagian pemain menyebut gacha Endfield buruk atau seret, terutama karena mendapatkan currency untuk melakukan pull tidak selalu terasa mudah.

Namun, ada juga pemain yang justru menyukai sistem gacha-nya karena karakter baru tidak terasa sebagai sesuatu yang wajib dimiliki.

Artinya, kalau kamu tidak mendapatkan karakter banner terbaru, kamu masih bisa memainkan game dengan karakter yang sudah dimiliki.

Bahkan ada pemain yang mengaku memiliki akun no-gacha dan tetap bisa menyelesaikan berbagai konten dengan karakter yang tersedia.

Dari sini terlihat bahwa pengalaman terhadap gacha Endfield cukup bergantung pada gaya bermain masing-masing.

Masalah Gacha Senjata

Kalau ada satu bagian gacha yang mendapat kritik lebih keras, beberapa pemain menyoroti gacha senjata.

Masalah utamanya adalah currency untuk melakukan pull senjata dirasa lebih sulit dikumpulkan.

Jadi, buat pemain yang memang suka mengejar senjata atau melakukan pull secara rutin, bagian ini bisa terasa kurang menyenangkan.

Ada pula pemain yang kurang menyukai sistem pity karena mekanismenya tidak sepenuhnya seperti sistem pity yang biasa ditemui di game gacha lainnya.

Karakter Baru Tidak Selalu Wajib Dipull

Salah satu hal yang cukup menarik dari komentar pemain adalah anggapan bahwa karakter gacha bukan satu-satunya penentu kekuatan akun.

Kalau sistem pabrik kamu sudah berjalan dengan baik, karakter yang kamu punya bisa digunakan untuk menghadapi berbagai konten.

Ada pemain yang bahkan mengatakan bahwa karakter dengan rarity rendah masih mampu digunakan untuk menghadapi konten yang lebih sulit.

Artinya, kamu tidak selalu harus mengejar setiap karakter baru hanya supaya akun tetap bisa digunakan.

Kalau tidak tertarik dengan karakter banner tertentu, kamu bisa memilih untuk skip dan menyimpan resource.

Sistem Pabrik Menjadi Jantung Gameplay

Dari berbagai komentar yang ada, satu kesimpulan yang cukup jelas adalah:

Kalau kamu tidak suka membuat dan mengatur pabrik, kemungkinan besar kamu juga tidak akan menikmati Endfield.

Sebaliknya, kalau kamu suka puzzle, membangun sesuatu, mengatur produksi, dan mencari cara supaya sistem berjalan lebih efisien, bagian ini justru bisa menjadi alasan utama untuk terus bermain.

Ada pemain yang bahkan merasa gameplay pabriknya lebih membuat ketagihan dibandingkan battle.

Kamu bisa membuat blueprint sendiri atau menggunakan blueprint dari pemain lain jika kesulitan.

Bahkan beberapa pemain menyarankan mencari tutorial pembangunan pabrik di YouTube jika sudah mentok.

Endfield Seperti Simulasi Banyak Profesi

Ada komentar pemain yang cukup menarik dalam menggambarkan gameplay Endfield sebagai simulasi beberapa pekerjaan sekaligus.

Mulai dari:

  • PLN
  • Kurir
  • Pabrik
  • Fotografer
  • Trading
  • Tukang gas

Memang terdengar seperti lelucon, tetapi gambaran tersebut cukup menggambarkan betapa banyak aktivitas yang bisa dilakukan di dalam game.

Kamu tidak hanya datang untuk bertarung, tetapi juga harus memikirkan bagaimana berbagai sistem produksi bisa berjalan.

Open World, tapi Tidak Sebebas yang Dibayangkan

Meskipun Endfield menggunakan konsep open world, ada beberapa pemain yang merasa eksplorasinya masih memiliki keterbatasan.

Salah satu komentar yang muncul adalah rasa heran karena karakter tidak bisa melakukan beberapa aktivitas yang biasanya ada di game open world, seperti berenang atau memanjat tembok.

Hal seperti ini membuat sebagian pemain merasa dunia Endfield kurang bebas dibandingkan ekspektasi mereka terhadap sebuah game open world.

Jadi, jangan menganggap Endfield sebagai game yang sepenuhnya berfokus pada kebebasan eksplorasi.

Apa Kekurangan Arknights: Endfield?

Dari berbagai pengalaman pemain, beberapa kekurangan yang paling sering muncul antara lain:

1. Sistem pabrik bisa terasa rumit

Ini mungkin menjadi kekurangan sekaligus kelebihan terbesar Endfield.

Bagi yang suka puzzle dan simulasi, pabrik menyenangkan.

Bagi yang malas berpikir dan ingin langsung battle, sistem ini bisa terasa merepotkan.

2. Battle terasa lebih lambat

Ada pemain yang merasa combat-nya cukup biasa atau kurang cepat dibandingkan game action RPG lain.

3. Tutorial sangat banyak

Pemain yang tidak suka membaca bisa cepat merasa bosan karena banyak sistem yang harus dipelajari.

4. Gacha terasa seret bagi sebagian pemain

Terutama untuk pemain yang suka melakukan pull secara rutin.

5. Gacha senjata menjadi keluhan tersendiri

Currency untuk pull senjata dianggap lebih sulit dikumpulkan oleh sebagian pemain.

6. Eksplorasi tidak sebebas ekspektasi

Meskipun open world, ada beberapa keterbatasan dalam interaksi dengan lingkungan.

Apakah Arknights: Endfield Cocok untuk Kamu?

Kalau melihat berbagai komentar pemain, Endfield memang bukan game yang bisa cocok untuk semua orang.

Cocok dicoba kalau kamu:

  • Suka game puzzle.
  • Suka membangun dan mengatur sesuatu.
  • Menikmati game sandbox.
  • Suka mengoptimalkan sistem produksi.
  • Tidak masalah membaca banyak tutorial.
  • Menikmati strategi team dalam battle.
  • Suka RPG dengan gameplay yang berbeda dari game open world pada umumnya.

Sebaliknya, kamu mungkin akan cepat bosan kalau:

  • Hanya mencari game dengan combat cepat.
  • Tidak suka mengatur pabrik.
  • Malas membaca tutorial.
  • Tidak suka memikirkan jalur produksi.
  • Mengharapkan eksplorasi open world yang sangat bebas.
  • Suka game yang membuat karakter baru terasa wajib untuk dipull.

Kesimpulan

Review Arknights: Endfield dari berbagai pengalaman pemain menunjukkan bahwa daya tarik utama game ini sebenarnya bukan hanya pada battle, visual, atau gachanya, tetapi pada sistem pembangunan pabrik.

Buat pemain yang awalnya merasa pabriknya ribet, jangan langsung pensiun hanya karena bagian awalnya terasa membingungkan. Setelah memahami alur produksi dan mulai terbiasa menggunakan blueprint, gameplay-nya bisa terasa jauh lebih sederhana dan bahkan bikin ketagihan.

Tapi kalau kamu memang tidak suka puzzle, membaca tutorial, atau mengatur sistem produksi, Endfield kemungkinan akan terasa seperti pekerjaan tambahan di dalam game.

Jadi, daripada hanya melihat pendapat orang lain, coba dulu Arknights: Endfield dan rasakan sendiri apakah gameplay pabriknya cocok dengan selera kamu. Kalau sudah ketagihan bikin pabrik, bisa-bisa bagian battle malah jadi selingan.

Penulis:

Saya adalah seorang pemuda yang ingin memberikan manfaat berupa pengalaman saya, terutama di game. Game yang sering saya mainkan yaitu Mobile Legends, Growtopia, Bus Simulator Indonesia, Ninja Heroes, dan lainnya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

chibi wars prepraring game

Masalah yang Sering Terjadi di Chibi Wars dan Cara Mengatasinya

  • 21 Oktober 2026
  • Misa

Walaupun sudah mendapatkan update 1.0.7, masih banyak pemain yang mengalami masalah saat download, install, maupun bermain Chibi Wars. Beberapa masalah diduga berasal dari bug yang belum diperbaiki, sedangkan masalah lainnya sudah ditemukan solusinya. Di artikel ini, Bayapk merangkum masalah yang sering terjadi di Chibi Wars beserta cara mengatasinya. Dengan begitu, kamu bisa mencoba solusi yang […]

Profit Surgery di Event Cinco de Mayo Growtopia

Profit Surgery di Cinco de Mayo: Memburu Item Comida Crusher!

  • 2 Oktober 2026
  • Misa

Cara Profit Surgery di Cinco de Mayo Growtopia Surgery di Cinco de Mayo Growtopia bisa menjadi salah satu cara untuk mendapatkan profit dari event, terutama karena adanya Comida Crusher yang memiliki harga sekitar 4 DL. Namun, metode ini tetap mengandalkan hoki sehingga hasil akhirnya tidak selalu menguntungkan. Salah satu percobaan dilakukan oleh Big Cosmic, yang […]

DLC Katana ZERO Disebut Setara Game Penuh dan Bawa 30 Lagu

DLC Katana ZERO Disebut Setara Game Penuh dan Bawa 30 Lagu

  • 25 Oktober 2026
  • Misa

Pengembang game independen Askiisoft kembali membagikan pembaruan informasi mengenai proyek konten tambahan (DLC) untuk Katana ZERO. Skala konten unduhan anyar tersebut kini dilaporkan telah meluas hingga ukurannya setara dengan sebuah game sekuel penuh, lengkap dengan tambahan lebih dari 30 lagu pengiring baru. Skala Konten Setara Sekuel dan Berstatus Cuma-Cuma Melalui keterangannya, pihak pengembang menyatakan masih […]

Item Pengusir Ghost di Growtopia

5 Item Pengusir Ghost di World Growtopia, Udah Tahu Semua?

  • 29 September 2026
  • Misa

Daftar Item Pengusir Ghost di Growtopia Ghost bisa menjadi salah satu hal yang cukup mengganggu ketika sedang beraktivitas di world Growtopia, terutama saat banyak Ghost yang terus muncul. Untungnya, ada beberapa item pengusir Ghost di Growtopia yang bisa digunakan untuk memberikan perlindungan dari jenis Ghost tertentu. Beberapa item bahkan bisa membuat karakter kebal terhadap Ghost, […]

Veteran Final Fantasy Sebut AI Tak Bisa Gantikan Ide Manusia

Veteran Final Fantasy Sebut AI Tak Bisa Gantikan Ide Manusia

  • 27 Oktober 2026
  • Misa

Para pengembang veteran di balik waralaba Final Fantasy dan Mana menilai kecerdasan buatan (AI) belum mampu menggeser peran kreativitas manusia dalam merancang ide awal sebuah permainan. Meski teknologi tersebut mempermudah proses produksi, gagasan dasar suatu gim dinilai tetap membutuhkan pemikiran manusia. Pentingnya Peran Manusia dalam Menciptakan Ide Awal Pandangan tersebut disampaikan oleh Yoshinori Kitase, Hiromichi […]

Cyberpunk 2077 Rilis Update 2.5, Hadirkan Misi dan Mod

Cyberpunk 2077 Rilis Update 2.5, Hadirkan Misi dan Mod

  • 22 Oktober 2026
  • Misa

CD Projekt Red meluncurkan pembaruan versi 2.5 untuk gim Cyberpunk 2077 bertepatan dengan hadirnya anime Netflix Cyberpunk: Edgerunners 2. Berdasarkan laporan DirektoriGim dari IGN, pembaruan ini membawa serangkaian konten anyar yang meliputi misi sampingan, opsi kustomisasi karakter, perk tempur, dukungan mod lintas platform, dan peningkatan performa sistem. Konten Misi, Kustomisasi, dan Perk Baru Salah satu […]

Detail Velvet Room dan Peran Karakter di Persona 4 Revival

Detail Velvet Room dan Peran Karakter di Persona 4 Revival

  • 23 Oktober 2026
  • Misa

Sega dan Atlus membagikan detail terbaru mengenai Velvet Room dan peran para karakternya dalam game Persona 4 Revival. Area ikonik tersebut kembali menjadi tempat bagi protagonis untuk mengembangkan Persona, melakukan penggabungan, serta memperoleh Skill Cards. Peran Karakter di Velvet Room Velvet Room digambarkan sebagai ruang khusus yang berada di antara mimpi dan kenyataan, serta pikiran […]

contact-us-aplikasi invetra

Aplikasi Bermasalah atau Akun Terkunci? Langkah Aman dan Kanal Resmi Invetra

  • 22 Oktober 2026
  • Misa

Aplikasi yang tiba-tiba tidak bisa dibuka, gagal login, atau akun yang terkunci adalah situasi yang membuat panik, terutama bila menyangkut akun keuangan. Dalam kepanikan, banyak orang mencari bantuan secepat mungkin, dan di situlah risiko terbesar muncul: menghubungi pihak yang salah. Artikel ini membahas langkah aman ketika mengalami kendala pada aplikasi trading, serta pentingnya menggunakan kanal […]

×
×