Beranda » Review Game » Review Final Fantasy Resonance: Pesona Klasik Format HD-2D

Review Final Fantasy Resonance: Pesona Klasik Format HD-2D

Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Square Enix kembali memperluas pemanfaatan gaya visual HD-2D dengan merilis Final Fantasy Resonance, sebuah adaptasi format premium dari judul RPG gacha mobile Final Fantasy Brave Exvius. Lewat ulasan Muhammad Fariz Shafa di DirektoriGim, pembaruan ini berhasil menyajikan nuansa JRPG tradisional yang solid meski menyertakan sejumlah penyederhanaan mekanisme.

Transformasi Menjadi JRPG Mandiri Tanpa Gacha

Final Fantasy Resonance mengangkat fondasi cerita dan karakter dari Brave Exvius yang pertama kali beredar pada 2015. Pengembang mempertahankan sebagian animasi serta aset visual, namun merombak total struktur permainan agar pantas menjadi rilisan premium. Model transaksi gacha yang semula menjadi inti permainan mobile kini sepenuhnya ditiadakan.

Alur narasi mengadaptasi musim perdana kisah aslinya mengenai duo ksatria Grandshelt, Rain dan Lasswell, yang berusaha menyelamatkan kristal di dunia Lapis. Cerita ini dirancang mandiri sehingga tetap nyaman diikuti pemain baru. Hubungan kompetitif antara Rain yang berbakat dan Lasswell yang bergulat dengan rasa rendah diri menjadi salah satu sorotan naratif paling berkesan, di samping misteri kelompok antagonis Sworn Six.

Walau pembangunan karakter terasa kuat lewat percakapan santai fitur Active Chat dan sejumlah misi sampingan, ritme narasi dinilai sedikit mengendur menjelang akhir. Pergeseran fokus ke figur musuh baru pada fase penutup membuat konfrontasi pemungkas terasa kurang membekas dibanding dinamika personal kedua tokoh utama.

Presentasi Visual HD-2D dan Kamera Sinematik

Pendekatan grafis HD-2D menyatukan seni piksel dengan latar tiga dimensi yang dipercantik tata cahaya kontemporer serta efek kedalaman bidang. Ulasan DirektoriGim menyoroti pergerakan kamera dinamis yang tidak terpaku pada sudut pandang isometrik, sehingga adegan laga maupun penjelajahan lingkungan terasa lebih megah.

Sentuhan animasi CG untuk jurus khusus Vision tetap dipertahankan dari versi aslinya. Dari departemen audio, perpaduan aransemen lagu Brave Exvius, gubahan anyar, serta nada klasik Final Fantasy sukses menghidupkan atmosfer tiap wilayah dan arena duel.

Pertarungan Berbasis Giliran dan Vision System

Sistem laga Resonance memakai format giliran empat karakter dengan deretan urutan aksi pada linimasa. Mekanisme utamanya bertumpu pada Stagger Gauge, di mana musuh yang terkena serangan elemen kelemahannya akan kehilangan giliran bertindak sekaligus menerima kerusakan lebih parah. Pemain dapat memicu Bonus Phase serta melancarkan serangan kombinasi Sweeping Stagger dan Resonance Attack.

Tingkat kesulitan pada mode Normal tergolong cukup ramah karena opsi elemen pada Vision memudahkan pemain menundukkan musuh biasa dengan cepat. Tantangan yang lebih menguji strategi umumnya hadir lewat konten sampingan, seperti gua Dragons’ Maw dan duel melawan Vision Sephiroth.

Kustomisasi karakter mengandalkan Vision System yang terinspirasi dari Job System lawas, memungkinkan pemakaian kemampuan tokoh legendaris seperti Squall, Cloud, hingga Lightning. Kemampuan yang telah dikuasai lewat mekanisme Mastery tetap dapat dipertahankan meski pemain mengganti Vision utama. Sayangnya, antarmuka game ini belum dilengkapi pengaturan penyimpanan profil perlengkapan (save loadout), sehingga pemain harus menyusun ulang keahlian secara manual.

Eksplorasi Ringkas dengan Beragam Nostalgia

Rancangan dungeon dibuat lebih lugas dan minim teka-teki rumit demi menjaga tempo petualangan tetap cepat, didukung fasilitas perjalanan cepat serta wahana kapal udara. DirektoriGim mencatat bahwa penanda objektif pada peta terkadang terlalu memanjakan pemain, termasuk saat melacak keberadaan Esper tersembunyi yang semestinya mengandalkan naluri penjelajahan.

Kendati demikian, konten sampingan tetap diperkaya referensi nostalgia bagi penggemar setia, seperti kemunculan Phantom Train dari seri keenam, permainan lompat tali ala seri kesembilan, hingga benturan menghadapi Gilgamesh di atas jembatan.

Atas perpaduan visual memikat dan formula gameplay klasik yang ramah bagi pendatang baru tersebut, DirektoriGim memberikan nilai akhir 8,5 dari 10 untuk Final Fantasy Resonance.

Penulis:

Saya adalah seorang pemuda yang ingin memberikan manfaat berupa pengalaman saya, terutama di game. Game yang sering saya mainkan yaitu Mobile Legends, Growtopia, Bus Simulator Indonesia, Ninja Heroes, dan lainnya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

Jasa web development clickku.id

Panduan Lengkap Memilih Jasa Web Development yang Tepat untuk UMKM & Perusahaan

  • 6 November 2026
  • Misa

Di era digital yang bergerak serba cepat, memiliki website bukan lagi sekadar pelengkap identitas bisnis, melainkan fondasi utama dari strategi pemasaran dan operasional perusahaan. Baik bagi skala Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) maupun korporasi besar, website bertindak sebagai etalase 24 jam yang membentuk kesan pertama calon klien terhadap kredibilitas brand Anda. Namun, tidak semua […]

Silver Palace Rilis 14 Desember 2026 di PC dan Konsol

Silver Palace Rilis 14 Desember 2026 di PC dan Konsol

  • 2 November 2026
  • Misa

Penerbit Elementa dan pengembang Silver Studio mengumumkan tanggal resmi peluncuran untuk *action RPG* *open-world* bebas biaya mereka, Silver Palace. Permainan bertema detektif ini dijadwalkan meluncur pada 14 Desember 2026 untuk platform PlayStation 5, PC via Epic Games Store serta *client* mandiri, serta perangkat iOS dan Android. Praregistrasi Global dan Target Milestone Hadiah Seperti dilaporkan DirektoriGim […]

Review Demon Slayer Hinokami Chronicles 2 Switch 2 Edition

Review Demon Slayer Hinokami Chronicles 2 Switch 2 Edition

  • 6 November 2026
  • Misa

SEGA resmi menghadirkan Demon Slayer: The Hinokami Chronicles 2 Nintendo Switch 2 Edition dengan peningkatan visual dan performa hingga 60 frame per detik (fps). Pengembang CyberConnect2 menyajikan versi ini untuk memperbaiki keterbatasan teknis yang sebelumnya menuai kritik pada versi Nintendo Switch generasi pertama. Peningkatan Performa dan Efisiensi Waktu Muat Berdasarkan ulasan dari media gim DirektoriGim, […]

HUB.ID Global Summit 2026 Pertemukan 81 Startup di Bali

HUB.ID Global Summit 2026 Pertemukan 81 Startup di Bali

  • 26 Oktober 2026
  • Misa

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sukses menggelar acara HUB.ID Global Summit 2026 di Bali Beach Convention Center, Sanur. Kegiatan yang berlangsung dari tanggal 20 hingga 21 Oktober 2026 ini merupakan bagian dari rangkaian acara Bali Tech Week 2026. Pertemuan Bisnis Skala Global Dalam hajatan tersebut, sebanyak 81 startup dipertemukan dengan 45 investor serta 35 korporasi […]

Ariverse Pamerkan Nightwatch at the Museum di IGDX 2026

Ariverse Pamerkan Nightwatch at the Museum di IGDX 2026

  • 29 Oktober 2026
  • Misa

Studio pengembang asal Malang, Ariverse, memamerkan proyek gim horor psikologis sudut pandang orang pertama berjudul Nightwatch at the Museum dalam ajang Indonesia Game Developer Exchange (IGDX) 2026. Permainan bernuansa lokal tersebut mengajak pemain menyelami misteri masa lalu di sebuah bangunan cagar budaya. Latar Krisis Moneter dan Misteri Museum Djoyokoesoemo Kisah dalam gim ini mengambil latar […]

Dragon’s Dogma 2 Kolaborasi dengan Delicious in Dungeon

Dragon’s Dogma 2 Kolaborasi dengan Delicious in Dungeon

  • 5 November 2026
  • Misa

Capcom mengumumkan proyek kerja sama antara gim Dragon’s Dogma 2: Dark Arisen dan serial anime Delicious in Dungeon. Melalui kolaborasi ini, dua karakter utama dari anime tersebut, yaitu Laios dan Marcille, akan hadir sebagai Official Pawn yang bisa direkrut oleh pemain untuk mendampingi perjalanan mereka sebagai Arisen. Jadwal Rilis dan Cara Mengakses Karakter Konten kolaborasi […]

Harga Metaphor: ReFantazio Digital Turun Jadi Rp299 Ribu

Harga Metaphor: ReFantazio Digital Turun Jadi Rp299 Ribu

  • 3 jam yang lalu
  • Misa

Penerbit game SEGA mengumumkan penyesuaian harga baru untuk edisi digital Metaphor: ReFantazio di Indonesia. Mulai Kamis (12/11/2026), RPG fantasi garapan ATLUS Studio Zero ini dipangkas harganya untuk platform Xbox, Steam, PlayStation 4, dan PlayStation 5 dari Rp799.000 menjadi Rp299.000 untuk Standard Edition. Berbarengan dengan Perilisan di Nintendo Switch 2 Penerapan harga baru di Microsoft Store, […]

Detail Ekspansi Beans & Alpacas Farming Simulator 25

Detail Ekspansi Beans & Alpacas Farming Simulator 25

  • 25 Oktober 2026
  • Misa

SEGA membagikan rincian terbaru mengenai ekspansi Beans & Alpacas untuk gim Farming Simulator 25. Seperti dilaporkan DirektoriGim, konten tambahan ini menghadirkan enam farmhouse baru, lebih dari 80 objek dekoratif, serta wilayah pertanian baru di Amerika Selatan. Fitur Farmhouse dan Penyesuaian Bangunan Keenam rumah pertanian (farmhouse) yang dihadirkan memiliki rancangan interior unik. Pemain dapat memasuki bangunan […]

×
×